INI CERITA KU part 1

Cerita Motivasi

Setiap seluk beluk,lika liku kehidupan yang ku jalani ini begitu terasa ,semenjak aku mulai menamatkan sekolah SMA ku. Dengan modal semangatku yang kuat untuk memulai hidup ku ,aku mencoba bertahan,dengan kondisi keadaan ku yang kurang beruntung dari orang-orang yang berada disekeliling ku dengan harapan ingin mencari dan menemukan kehidupan yang benar2 bisa membuat ku tersenyum dan bahagia dikemudian hari. Hati dan pikiran ku mulai tidak selaras,disamping hati ingin meneruskan pendidikan ke jenjang berikutnya tapi banyak kendala yang ku hadapi,dengan pikiran yang tidak ingin memberatkan beban orang tua,apalagi orang tua itu adalah ibu ku sendiri yang bersusah payah untuk ku,stress ringan pun melanda....hehehe

sudah...sudaaaahhhh.....aku nggak mau membuat beliau menjadi susah hanya karna untuk ku.

Aku mencoba terus mencari jalan mengikuti pikiran ku untuk menemukan keindahan tersebut. Dengan dorongan dari orang-orang disekeliling ku ,akupun mencoba memaksimalkan kemampuan ku dalam bermain sikulit bundar yang sampai akhirnya aku mempunyai keinginan ditingkat atau dilevel yang paling atas yaitu ingin bermain di liga indonesia.harapan ku sangat kuat... memulai perjalanan dengan ucapan bismillah demi mengejar harapan ku itu ,aku berangkat menuju sebuah kota besar di negara ku yaitu jakarta. Sesampai disana adaptasipun terus ku lakukan dengan keadaan dan lingkungan sekitar.setelah semuanya sudah menyatu dalam diri ku,aku memulai mengejar harapan ku itu dengan cara berlatih meningkatkan fisik dan skill bola yang kumiliki.setiap pagi dan sore sampai aku merasakan tubuh ini begitu ringan ketika bermain dan menginjakan kaki dilapangan hijau tanpa beban.

Aku berpikir,aku harus mencari chanel yang bisa mengantarkan ku menemui jenjang yang lebih tinggi dalam sepak bola.akhirnya aku mengikuti berbagai tes untuk bisa masuk kedalam klub sepak bola terkenal.tes pertama ku untuk pelita jaya disawangan depok,menginjakan kaki dilapangan serasa berat maklum baru merasakan atmosfir yang berbeda apalagi yang mengahadiri tes pada waktu itu adalah orang2 seluruh indonesia,ada yang dari jawa timur,sumatera dan bahkan dari timur indonesia yaitu irian jaya yang rata-rata mempunyai fisik jauh lebih siap dari ku.melihat demikian itu  nyali ku menciut seketika,tapi....aku pun berbicara dengan diriku “ aku adalah apa yang ada pada ku,aku mempunyai alloh,aku nggak boleh gentar,harus bisa” akhirnya motivasi ku pun bangkit kembali.aku bermain dan sampai akhir menunggu keputusan hasilnya.setelah sekian banyak yang dipanggil disitu termasuk aku.tapi apa yang terjadi .... tidak sesuai dengan jalur pemikiran ku,kenyataany jauh berbeda,semua diminta biaya yang jauh dari kesanggupan ku pada saat itu,aku pun menceritakan hal hal itu kepada orang yang memberi semangat ku,beliau adalah kakak ku,dan akhirnya kakak ku menyanggupi untuk mencari dana 10 juta yang diminta oleh manajemen dan pelatih klub tersebut.

Aku bukan orang yang suka meminta-minta,walupun itu ke orang tua ku sendiri,ya kalau dikasih orang tua sukurrr dan aku terima tetapi klo tidak ya mau gimana lagi....hehehe begitulah apa adanya diri ku. Akhirnya setelah kakak ku menyanggupi hal itu,hati ku berat dan akhirnya berkata dalam hati “aku memang menginginkan bermain dalam klub yang terkenal di Liga tersebut tapi aku kesini bermain bola bukan untuk membuat susah orang lain,aku nggak mau”. Dengan adanya kendala finansial ini akhirnya aku lepas keinginan ku untuk bermai di klub tersebut.

Mencoba terus bergerak dan melangkah mencari kesempatan berikutnya,dan akhirnya kesempatan itu datang lagi.tes untuk klub persitara jakarta utara dapat informasi dari teman-teman. Memberanikan diri untuk masuk mengikuti pendaftaran,pas giliran ku ditanya ini itu ternyata aku gak lolos pendaftaran yang akhirnya gak dibolehkan bermain.....huuuffftttt sungguh kecewa......

Ternyata pendaftaran dibuka bagi orang-orang yang telah mendapat referensi dari klub2 kecil atau SSB dan harus didampingi oleh agen klub tersebut.yaaa....wajar kalau aku gak diterima karna datang sendirian tanpa referensi dan tanpa agen.Aku keluar dari barisan dan berjalan menuju tribun penonton,duduk memisahkan diri sendirian.sedih rasanya,sampai-sampai melamun.....hehehe

Ternyata tak disangka-sangka,ada seorang bapak2 beliau adalah agen klub dari sekian banyak klub yang mendaftar,memanggil ku dan aku datang menghampiri.
beliau bertanya “kenapa kamu nggak ikut masuk lapangan?” aku jawab” aku gak ada refernsi om, dan gak ada agen”beliau bertanya lagi”nama kamu siapa?” aku”arya om” beliau berkata”kamu masuk ke dalam klub saya dan klo ditanya siapa agen mu,kamu jawab Om Black” waktu itu aku senang sekali karna ada orang baik dan akhirnya aku bisa ikut seleksi.
Aku dipanggil pelatih klub untuk bermain menggantikan seseorang,singkat cerita main pun usai.dan kini tiba giliran menuggu hasilnya.ternyata nama ku tidak masuk pemilihan.
Selang beberapa waktu aku mengikuti tes seleksi di persija timur.hasilnya aku dipilih dan dikarantina 3 hari....hehehe(bukan karantina karna apa2 lhooh).setelah melalui 3 hari ternyata tidak sesuai keinginan,diluar dugaan,ternyata disana masih yang menjadi acuan hebatnya seseorang adalah uang.sekian banyak aku ikut seleksi itu sama.aku berfikir ternyta sistem di sepak bola di indonesia ini seperti ini,hanya mengedepankan uang bukan skill pemain,orang yang hebat klo tidak punya uang tetap tidak bisa bermain.akhirnya aku frustasi  untuk meneruskan berkarir di dunia sepak bola ini karna semangat ku sudah mulai separoh menghilang. Sedih teramat sedih.....hehehe

Selang 3 hari aku mendapat telpon dari pelatih ku,beliau mengajak aku untuk ikut bersamanya ke kalimantan untuk bermain bersama klub yang dilatihnya disana,semuanya dibicarakan mulai dari klubnya,penginapan ditanggung dan kontrak pemain selama 8 bulan 80 jt blm ditambah uang gaji dan bonus.itu sungguh menggiurkan...tapi kenyataan semuanya aku abaikan karna minat ku dalam bermain sepak bola sudah kecil,akhirnya aku menjawab “maaf om aku sudah nggak mau bermain bola lagi” akhirnya om pelatih menelpon ke nomor handphone kakak ku dg inti pembicaraan diatas. Kakak ku marah pada ku dan itu semakin membuat aku tertekan dan akhirnya sampai sekarang aku tidak menjadi seorang pemain bola.padahal kesempatan berkarya sebagai seorang pemain bola sudah terbuka lebar tapi karena frustasi itu membuat semuanya hilang....inilah inti pelajaran yang aku dapatkan dan aku sangat menyesal dengan hal ini karena bodohnya diri ini. Sedikit pesan bagi pembaca semua,rasa putus asa,rasa kecewa dan rasa frustasi adalah suatu sikap mental yang menjatuhkan.jangan lah menanam rasa ini dalam hati. Setiap kehidupan pasti ada lika liku,bangkitlah dan jangan terlalu lama bermain dalam pikiran yang kecil,hadapi kenyataan karena kesuksesan ada pada kenyataan yang dihadapi.

No comments:

Powered by Blogger.